Mengenal Istilah Stacking Dalam Switch


Selamat pagi para pembaca MaulNotes!!! hehehe maaf sebelumnya udah jarang posting karena sekarang udah mulai sibuk sama pekerjaan. kali ini MaulNotes akan share artikel Mengenal Istilah Stacking Dalam Switch.


Jika Kamu adalah orang yang sering berhubungan dengan jaringan, pasti udah gak asing dengan Switch dll, namun apa sih stacking itu? tujuannya apa sih? berikut penjelasan lengkapnya :

A. Definisi iStack

Stackable/Stacking adalah penggabungan atau penumpukan beberapa switch menjadi sebuah switch tunggal. Tentu saja jika kita melihat secara fisik maka switch tersebut ada lebih dari satu, tetapi dari device manajemen kita hanya melihat sebagai sebuah switch dengan sebuah IP Address. Dengan Demikian kita melihat Switch yang baru ini adalah Switch dengan jumlah port sebesar jumlah dari masing-masing port switch member. Banyaknya switch yang bisa di stack tergantung dari kemampuan dari masing-masing vendor.


B. Tujuan Melakukan Stacking


a. Menyederhanakan Jaringan

Setelah melakukan Stacking, kita dapat log in ke stack dari switch anggota manapun untuk mengelola dan mengkonfigurasi semua switch anggota di stack.


b. Scalability

Dengan berkembangnya organisasi perusahaan, mungkin kita memerlukan tambahan switch. Jika kita ingin menambahkan 1 switch di dalam stacking yang sudah ada hanya dengan menambahkan switch yang baru ke tumpukan/Stacking yang sudah ada dan secara otomatis switch yang baru akan menyingkronkan file konfigurasi dengan switch master di dalam Stack.


C. Konsep Dasar
Stacking didasarkan pada konsep berikut :

a. Role
Switch yang sudah di stacking adalah switch anggota, dan setiap anggota mendapaatkan Role/Peran sendiri. Berikut penjelasan masing-masing Role :

1. Master Switch
Master switch mengelola seluruh tumpukan/stack, dan sebuah stack hanya memiliki satu master switch.

2. Standby Switch
Standby Switch berfungsi sebagai cadangan apa bila switch master mati atau mengalami masalah tertentu dan dalam satu stack hanya memiliki satu standby switch.

3. Slave Switch
Slave Switch berfungsi untuk meneruskan lalu lintas layanan ke switch selanjutnya. Slave switch biasanya ada lebih dari satu.


b. Stack ID/Slot Number
Stack ID/Slot Number berfungsi untuk nomor urut dari semua switch, dan nomor urutnya dimulai dari nomor 0-dst. Jika kita ingin menambahkan satu buah switch maka harus memberi slot number lanjutan dari stacking yang sudah ada. Jika stacking ada slot number 0-4 maka untuk switch baru harus diberi slot number 5.

c. Stack Priority
Stack Priority berfungsi untuk menentukan mana switch yang di prioritaskan, jika nilai stack prioritynya tinggi kemungkinan switch itu lah yang akan jadi Master Switch.



D. iStack Topologi

Dalam proses Stacking terdapat 2 topologi yang bisa digunakan yaitu topologi Rantai(Chain) dan Cincin(Ring). Berikut perbandingan kelebihan dan kekurangan dari 2 topologi tersebut :





Topologi
Kelebihan
Kekurangan
Kondisi Penggunaan
Rantai(Chain)
Dapat melakukan stacking jarak jauh karena switch anggota pertama dan terakhir tidak perlu terhubung secara fisik
1.       Jika stack gagal maka tumpukan akan terpecah
2.       Seluruh proses stacking bergantung pada satu jalur
Perangkat anggota jauh dari satu dengan yang lainnya dan topologi cincin(Ring) sulit di terapkan
Cincin(Ring)
1.    Jika satu switch gagal stacking makan topologi secara otomatis akan berubah menjadi topologi rantai(Chain) sehingga stacking berjalan normal
2.    Bandwitch Lebih Tinggi
Switch anggota pertama dan terakhir harus terhubung secara fisik, yang membuat stacking jarak jauh sulit dilakukan
Switch anggota terletak berdekatan satu sama lain



Baca Juga :
Fungsi Dari Router dan Switch Dalam Jaringan
Cara Membuat File Lamaran Dibawah 2MB

Sekian artikel kali ini jangan lupa like,share, dan jika ada kesalahan dari penjelasan di atas mohon maaf dan bisa anda beri kritik dan saran di kolom komentar, dan jangan lupa like Fanspage MaulNotes!!! ;)







Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengenal Istilah Stacking Dalam Switch"

Post a Comment